Investasi Emas Batangan, Ini Caranya


Investasi emas batangan dalam bentuk konvensional, alias beli-simpan-jual saat harga emas di atas harga beli, memang sudah pasti menguntungkan.

Namun tentu sulit bagi banyak orang untuk dapat membeli langsung emas dalam jumlah signifikan, agar dapat menangguk keuntungan besar. Bayangkan saja, untuk memiliki emas sebesar 100 gram dengan harga Rp350 ribu/gram, Anda membutuhkan setidaknya dana segar sebesar Rp35 juta.

Dengan berkebun emas, dana segar yang dibutuhkan bakal lebih sedikit ketimbang cara konvensional. Penasaran caranya? Mari kita simak step by step berkebun emas oleh Joko Salim, S.Kom, SE, CFP, penulis buku Jangan Investasi Emas Sebelum Baca Buku Ini.



Investasi emas batangan: PRAKTIK BELI-GADAI-SIMPAN

ASUMSI

Harga emas batangan Antam (Aneka Tambang) adalah Rp350 ribu/gram.
Investasi menggunakan emas batangan Antam 25 gram senilai Rp8.750.000.
Harga taksiran gadai emas batangan Antam 25 gram adalah Rp8.137.500.
Harga gadai emas 80 persen dari harga taksiran atau Rp6.510.000.
Biaya gadai Rp3.200/gram/bulan dengan jangka waktu satu tahun, yaitu Rp960.000.

AKSI

Beli Emas 1 seharga Rp8.750.000.
Gadaikan Emas 1, dan mendapat dana segar dengan perhitungan sebagai berikut: Hasil gadai: 80 persen x Rp8.137.500 (harga taksiran) = Rp6.510.000. Biaya gadai: Rp3.200 x 25 x 12 (Biaya gadai x gram emas x jangka waktu gadai) = Rp960.000. Dana dari hasil gadai tahap I: Rp6.510.000 – Rp960.000 = Rp5.500.000.
Beli Emas 2 dari dana hasil gadai tahap I, ditambah dana segar: Rp5.500.000 + Rp3.200.000 = Rp8.750.000.
Gadaikan Emas 2.
Beli Emas 3 (ulangi langkah 3).
Gadaikan Emas 3.
Beli Emas 4 (ulangi langkah 3).
Simpan emas tersebut.Pada titik ini, bila Anda selalu membeli emas batangan Antam dengan berat 25 gram, Anda telah memiliki emas yang digadai sebesar 75 gram, dan emas yang disimpan sebesar 25 gram. Nah, Anda tinggal menunggu harga emas naik secara drastis, setidaknya 30 persen dari harga pembelian, untuk kemudian dijual.
Total investasi Anda untuk 100 gram emas:
Rp8.750.000 (Emas 1) + Rp3.200.000 (Emas 2) + Rp3.200.000 (Emas 3) + Rp3.200.000 (Emas 4) = Rp18.350.000.

Total pinjaman:
Rp6.510.000 (hasil gadai Emas 1) + Rp6.510.000 (hasil gadai Emas 2) + Rp6.510.000 (hasil gadai Emas 3) = Rp19.530.000.

Catatan: Dengan asumsi harga emas Rp350.000/gram, bila Anda membeli 100 gram emas dengan cara konvensional, Anda harus mengeluarkan dana sebesar Rp35.000.000.

Investasi emas batangan: PANEN 

ASUMSI 

Harga emas standar mengalami kenaikan 30 persen, dari Rp350.000/gram menjadi Rp455.000/gram.
Emas yang kita miliki dihargai 95 persen dari harga emas standar, yaitu Rp432.250.

AKSI
Jual Emas 4 yang Anda simpan. Dengan asumsi di atas, dana yang akan Anda peroleh: 25 gram x Rp432.250 = Rp10.806.250.
Gunakan dana tersebut untuk menebus Emas 1: Rp10.806.250 - Rp6.510.000 = Rp4.296.250.
Jual Emas 1.
Tebus Emas 2.
Jual Emas 2.
Tebus Emas 3.
Jual Emas 3. Pada titik ini, seluruh utang gadai Anda sudah lunas.

DANA SEGAR YANG ANDA MILIKI: 
Rp10.806.250 (hasil penjualan Emas 1) + Rp4.296.250 (dana sisa menebus Emas 1) + Rp4.296.250 (dana sisa menebus Emas 2) + Rp4.296.250 (dana sisa menebus Emas 3) = Rp 23.695.000,-

KEUNTUNGAN:
Rp23.695.000 (dana segar) – Rp18.350.000 (modal) = Rp5.345.000 atau 29,12 persen.


Catatan: Biaya administrasi gadai atau biaya simpan tidak diperhitungkan untuk memudahkan pemahaman