Pengertian dan Rumus ROI (Return on Investment)

ROI atau yang biasa disebut Return On Investment, adalah istilah bisnis yang umum digunakan untuk mengidentifikasi potensi rasio uang yang diperoleh dari hasil investasi. Manajer dan eksekutif melihat ROI dari suatu proyek atau usaha karena ini akan menunjukkan seberapa sukses proyek ini akan berjalan. Sering dinyatakan sebagai presentasi atau rasio, nilai ROI menjelaskan semuanya dari keuntungan finansial sampai peningkatan efisiensi.



Pengertian ROI

Setiap pengeluaran oleh perusahaan bisa diperhitungkan dalam ROI. Sementara pengeluaran atau aktivitas – seperti pembelian staples atau memperbaiki kamar mandi karyawan – tidak langsung berhubungan dengan ROI, setiap pengeluaran yang berkontribusi untuk cakupan investasi. Sebagai contoh, merekrut desainer grafis untuk menciptakan iklan yang menarik, membayar fotografer untuk mengambil gambar perusahaan, mengoptimasi website perusahaan dan sebagainya dapat dianggap sebagai return on investment.


pengertian rumus roi return on investmentDalam banyak kasus, ROI digunakan untuk menghitung seberapa besar nilai investasi. Sebagai contoh, seorang investor ingin mengetahui potensi ROI dari sebuah investasi sebelum mengucurkan dana pada sebuah perusahaan. Menghitung potensi dari perusahaan atau finansial ROI secara aktual biasanya meilibatkan pembagian pendapatan perusahaan per tahun atau keuntungan dengan jumlah investasi saat ini.

ROI juga digunakan untuk menjelaskan “opportunity cost”. Jika seorang pemilik bisnis akan menginvestasikan uangnya pada pasar saham, para pemilik bisnis ini dapat mengharapkan untuk menerima return tahunan minimal 5 persen. Dengan jumlah investasi yang sama pada perusahaan, para pemilik bisnis bisa mengharapkan ROI yang sama atau lebih.

Perusahaan bahkan menggunakan ROI untuk mengukur keberhasilan suatu proyek. Jika suatu bisnis menginvestasikan uangnya pada campaign iklan, mereka akan melihat penjualan yang dihasilkan oleh iklan dan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan ROI. Jika uang yang dihasilkan melebihi jumlah uang yang dikeluarkan, maka bisnis tersebut bisa dianggap mendapatkan ROI.

Rumus ROI

Salah satu cara untuk menghitung ROI adalah membagi laba bersih (return) dengan jumlah yang diinvestasikan:

ROI (%) = Laba bersih / Investasi x 100

Cara lain untuk menghitung ROI adalah mengambil keuntungan dari investasi, kurangi biaya investasi dan membagi hasilnya dengan biaya investasi. Rumus ROI tersebut adalah:

ROI = (Keuntungan - Biaya) / biaya

Belajar dari masa lalu
Penghitungan return on investment tidak dimaksudkan sebagai metode penghitungan yang presisi, bahkan sebaliknya hanya sebagai angka perkiraan. Proyeksi yang lebih akurat mungkin dapat membantu, tapi beberapa kesalahan bisa dimaklumi dari ROI. Mengerti return on investment (ROI) dari sebuah proyek atau campaign marketing sangat membantu dalam mengidentifikasi mana potensi bisnis yang akan sukses mana yang tidak.


Banyak perusahaan menggunakan ROI untuk mengidentifikasi metode pemasaran dan periklanan yang akan menghasilkan return tertinggi berdasarkan keberhasilan sebelumnya. Cara ROI ini tidak hanya menjadi indikator seberapa banyak ROI yang ditemukan pada tahun lalu, tapi juga seberapa besar harapan perusahaan pada bulan-bulan selanjutnya.