Menabung atau Investasi, Mana yang Lebih Baik?

Apa perbedaan antara menabung uang dan investasi uang? Mana yang lebih baik? Anda tidak perlu gelar sarjana untuk tahu bahwa menabung dan investasi bukan hal yang sama.

Namun, sejauh mana kita tahu variasi perbedaan tersebut, dan hal ini dapat mempengaruhi keputusan krusial yang kita buat dalam hal keuangan kita. Investasi adalah kata yang berarti berbeda-beda pada setiap orang. Juga, anda akan mempelajari dimana di antara kedua praktek ini lebih cocok untuk kepribadian dan gaya hidup keuangan anda. Sekarang mari kita bedah satu per satu.


Menabung atau Investasi?

Tabungan selalu cair, investasi tidak
Karena tabungan selalu dalam bentuk uang tunai, anda dapat dengan mudah mengaksesnya kapanpun anda butuhkan; bahkan sebelum anda mencapai tujuan ketika anda memulainya. Jadi, ketika dalam keadaan darurat keuangan, anda dapat dengan mudah mempunyai beberapa dana yang tersedia. Sedangkan untuk investasi, aset anda tidak selalu cair setiap waktu. Bahkan, anda biasanya  menolak akses ke dana anda untuk jangka waktu tertentu (biasanya beberapa tahun). Jadi, jika anda dalam darurat keuangan, anda tidak dapat memiliki akses ke dana anda.

Investasi melibatkan risiko, tabungan tidak
menabung atau investasi
Menabung tidak menarik risiko apapun, Jika anda menyimpan sejumlah uang dalam satu periode, anda akan punya sejumlah uang yang sama kapanpun anda butuhkan. Tidak ada penambahan atau pengurangan yang nyata. Apa yang anda simpan itulah yang anda dapatkan. Namun, berinvestasi melibatkan risiko. Anda mungkin akhirnya kehilangan sebagian atau sebagian dari investasi anda, tergantung apakah nilai saham anda nilainya meningkat atau menurun selama periode investasi.

Investasi meningkatkan uang anda, menabung tidak
Menabung sederhananya mangakumulasi uang untuk mencapai tujuan seperti membeli mobil, biaya perkuliahan, dan banyak yang lainnya. Orang-orang juga menabung untuk menghindari kesusahan jika ada darurat keuangan. Jadi menabung bukanlah praktek membangun kekayaan. Investasi, di sisi lain, dilakukan untuk membangun kekayaan, anda dapat membuat untung besar (juga bisa rugi besar). Jadi, investasi bisa memperkaya anda dari waktu ke waktu.

Tabungan tidak memerlukan pengetahuan teknis, Investasi perlu
Proses menabung sangat simpel; masuk ke dalam bank atau institusi penyimpanan uang lainnya, dan depositokan uang anda sekaligus atau sebagian selama beberapa periode, Tidak perlu keahlian atau pengetahuan. Investasi, di sisi lain memerlukan praktek yang lebih teknis. Meskipun investasi standar terlihat lebih simpel daripada investasi teknikal, tapi nyatanya lebih rumit dari yang orang bayangkan tanpa mengetahui dasar-dasarnya,

Meskipun investasi dasar mengharuskan anda untuk tahu banyak tentang faktor dan parameter yang digunakan untuk menentukan kekuatan finansial sebuah perusahaan, investasi finansial mengharuskan anda untuk tahu bagaimana cara menginterpretasi sebuah grafik yang kompleks dan sinyal pasar yang memprediksi kemungkinan kinerja saham di masa depa. Jadi, berinvestasi bukan untuk main-main.


Tabungan menjamin dana anda, investasi tidak
Di Banyak negara, termasuk Indonesia menjamin semua simpanan dan deposito di semua institusi finansial. Jadi, jika barangkali dana tersebut hilang karena pencurian, penipuan atau dengan cara yang lain, uang tersebut bisa dikembalikan. Sedangkan, investasi, tidak ada aturan jaminan yang melindungi investor dari kehilangan. Anda bisa saja kehilangan beberapa bagian dari investasi anda bahkan jika anda membeli investasi melalui bank.

Sekarang, mana yang lebih baik

Nah, ini tergantung pada dua hal ini:
  • Tujuan anda
  • Kebiasaan belanja/ gaya hidup anda

Jika anda memiliki tujuan untuk membeli mobil, menyediakan dana darurat, membiayai biaya kuliah anda, dll. Maka menabung adalah pilihan tepat untuk anda. Tapi jikaanda punya tujuan jangka panjang dengan dana anda. Seperti dana pensiun, maka investasi lebih baik.


Sekarang periksa kebiasaan berbelanja anda. Jika anda suka menghabiska uang, dan anda tidak bisa terpisah lama dari uang anda terlalu lama, maka investasi akan membawa anda ke lembah penyesalan. Simpan uang anda, jadi anda bisa mendapatkannya kembali kapanpun anda mau. Tapi jika anda tidak memiliki banyak pengeluaran dan punya dana cadangan, maka investasi adalah pilihan yang cerdas untuk anda.


Pada tingkat lebih rendah, beberapa kepribadian tertenju juga menentukan yang mana dari dua praktek ini cocok untuk anda. Jika anda selalu rewel jika ada ide untuk investasi, maka itu sudah cukup mengindikasikan bahwa anda tidak bisa mengatasinya. Tapi jika anda punya toleransi lebih pada risiko dan kehilangan, maka anda cocok untuk dunia investasi.