7 Kesalahan Penggunaan Sosial Media yang Membunuh Brand Anda

Sosial media mempunya potensi yang luar biasa bagi bisnis yang ingin meningkatkan jangkauan, trafik dan penjualan mereka. Tapi jika tidak digunakan dengan benar, hal ini dapat merusak reputasi brand anda.

Artikel ini akan membahasa delapan kesalahan marketing dengan sosial media yang harus anda hindari sebisa mungkin:




1. Tidak benar-benar mengawasi dan memeriksa manajer sosial media anda.
manajer sosial media adalah wajah online dari perusahaan anda. Sosial media yang bisa menjaring hampir dari sepertiga rujukan trafik anda, sangatlah penting bahwa mereka harus bertanggung jawab untuk menjalankan tugas itu sebaik-baiknya.

Kesalahan tidak selalu bisa dihindari, kita semua sering melihat contoh admin akun sosial media yang tidak berpengalaman, tidak terlatih atau kurangnya pengawasan sehingga bisa seenaknya mengelola akun sosial media.



2. Tidak menanggapi feedback negatif dengan tepat
Akan selalu ada feedback negatif. Anda bisa memilih untuk mengabaikannya, melawan balik atau menghadapinya dengan tenang. Bagaimana cara anda merespon akan mencitrakan bagaimana brand anda sebenarnya.

Beberapa brand beroperasi di bawah asumsi bahwa mereka bisa saja menghapus komentar negatif tanpa memikirkan dampaknya. Bahkan beberapa brand berpikir mengabaikan feedback negatif atau komentar yang menyerang adalah cara yang terbaik.

Daripada anda mengabaikannya, mengapa anda tidak menggunakan situasi ini sebagai peluang untuk bersinar? Responlah dengan tepat dan serius negatif feedback yang datang, dan gunakan hal itu sebagai peluang untuk menunjukkan komitmen anda dalam pelayanan pelanggan.

3. Membeli likes atau followers
Membeli fans atau follower adalah hal yang berisiko dalam bisnis. Beberapa brand masih percaya bahwa membeli fans palsu adalah hal yang wajar. Tapi apakah anda tahu bahwa membeli fans Facebook bisa berdampak buruk bagi brand anda dengan mengurangi jangkauan anda secara keseluruhan?

Fans palsu tidak akan pernah berinteraksi atau terlibat dengan halaman anda, hal ini akan memberi sinyal kepada Facebook bahwa konten anda tidak menarik atau berharga untuk audiens anda. Hal ini menyebabkan penurunan algoritmik keseluruhan dalam jangkauan dan visibilitas posting anda. Akun anda juga bisa ditutup, di-banned ataupun dihapus oleh Facebook karena anda menggunakan skema seperti ini.

Lebih baik fokus untuk menarik fans asli, fans yang tertarik akan terlibat langsung dengan postingan anda.

Artikel terkait: Mengapa follower Twitter palsu tidak baik untuk bisnis?

4. Mengandalkan konten yang sejenis
Memposting konten yang tipenya sama lagi dan lagi dapat memberi impresi bahwa brand anda sangat membosankan, tidak kreatif dan tidak relevan lagi pada audien anda. Daripada hanya memposting link atau quote saja, cobalah ubah dengan berbagai macam tipe konten (video, infografik, dll.)

Ketika anda anda terus memposting tipe konten yang sama lagi dan lagi, followers anda akan hilang rasa keterlibatannya dan berpikir bahwa anda tidak peduli pada mereka.

Baca juga: 5 Alasan audiens tidak follow sosial media perusahaan anda

5. Terus mempromosikan produk anda
Selalu ada waktu dan tempat untuk mempromosikan bisnis atau produk anda, bahkan di sosial media. Tapi, begitu banyak brand yang menggunakan sosial media sebagai saluran untuk mendorong pesan marketing mereka.

Penjualan lewat media sosial yang paling penting adalah membangun hubungan dan kepercayaan yang mengarah pada penjualan. Jangan menyalahgunakan platform sosial media sebagai papan iklan atau sarana komersial. Prinsip 80/20 adalah aturan yang tepat: posting konten yang bagus dan bernilai sebanyak 80% dan promosikan produk anda tidak lebih dari 20% dalam satu waktu. Lebih baik lagi, pikirkan caranya mendorong fans dan follower sosial media anda ke saluran marketing anda -- Anda tidak akan susah-susah berpromosi di sosial media lagi.

6. Tidak konsisten dalam fungsi dan pesan
Apakah anda menjadwalkan kapan dan seberapa sering anda posting? Apakah anda punya suara yang konsisten di semua profil sosial media anda? Apakah profil dan cover foto anda menyuarakan definisi brand anda? Bagaimana cara anda merespon feedback negatif dan kritik?

Cara terbaik untuk konsisten di marketing sosial media adalah mempunyai strategi yang matang. Hal ini termasuk panduan bagaimana cara dan kapan anda menggunakan semua elemen sosial media:


  • Panduan bagaimana cara merespon komentar negatif
  • Dokumen FAQ yang bisa dijadikan acuan semua manajer sosial media anda. Hal ini akan membantu konsistensi pesan anda
  • Sebuah repositori gambar yang berhubungan dengan brand yang staff sosial media anda bisa gunakan (profil foto, cover foto, dll.)
  • Jadwal posting untuk setiap saluran sosial media.



7. Penyebaran yang terlalu "tipis" 
Hanya karena banyaknya situs sosial media yang beredar bukan berarti anda harus menggunakan semuanya. Penyebaran informasi yang "tipis" di banyak sosial media berarti anda tidak menggunakan platform ini dengan efektif.

Daripada ada menyebarkan waktu berharga dan sumber daya anda di antara delapan situs, pertimbangkan untuk memilih lima, tiga atau bahkan hanya dua terbaik yang cocok dengan target pasar anda. Lebih baik berkomitmen secara penuh untuk secara konsisten posting di beberapa sosial media saja daripada hilang fokus.