8 Orang Sukses yang Tidak Lulus Kuliah

Apakah pendidikan formal adalah suatu keharusan? Apakah anda butuh pergi ke sekolah jika anda ingin membangun bisnis yang sukses?

Kebanyakan orang percaya bahwa pergi sekolah, dapat nilai bagus, bekerja keras dan mendapatkan pekerjaan yang bagus adalah langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjadi sukses. hari ini, pendidikan yang bagus dan pekerjaan yang baik hanyalah sebagai status quo -- kualifikasi ini tidak lagi menjadi formula yang terbukti untuk menjadi kaya dan sukses.

Pendidikan tentu meiliki tempat, dan tidak sepenuhnya tanpa dasar, tetapi juga tidak diperlukan setiap waktu. Ada banyak pengusaha yang tidak memiliki pendidikan formal yang cukup, tapi masih berhasil meraih hal-hal besar.

Baca juga: Jika anda ingin sukses, lakukan 5 hal ini secara berbeda

Mereka-mereka ini punya kepribadian yang sungguh menarik di mata dunia sehingga menutupi kekurangan pendidikan formal mereka. Pelajari studi kasus ini untuk diri anda dan tentukan apakah anda butuh pergi ke sekolah untuk membangun bisnis yang menguntungkan.

Daftar orang sukses yang tidak lulus kuliah


1. Steve Jobs


Tidak terlalu banyak orang yang tidak familiar dengan kisah dari Steve jobs, co-founder Apple. Meskipun dia lulus dari Homestead High School pada tahun 1972, dia akhirnya drop out dari Reed College, jenjang pendidikan dimana orang tua Steve Jobs tidak mampu menanggungnya.

Pada waktu kematiannya di 2011, Kekayaan dari Steve Jobs mencapai $11 milyar dollar. Tidak terlalu buruk untuk seorang yang tidak lulus kuliah. Steve Wozniak, rekan kerja Jobs, dikatakan mempunyai kekayaan sekitan $100 juta dollar, dan dia juga tidak pernah menamatkan kuliah.

2. Richard Branson


Kekayaan bersih Richard Branson ditaksir sekitar $4.9 milyar dollar. Founder dari Virgin Atlantic Airways, Virgin Records, Virgin Mobile dan Virgin Brand, Branson tidak pernah menyelesaikan masa SMA-nya, dan dinyatakan drop out pada umur 16 tahun. Tidak hanya itu, dia mempunyai disleksia dan performa akademik yang buruk.

Hall tersebut tidak membuatnya berhenti untuk membesarkan namanya. hari ini, Branson banyak berbicara tentang pentingya pendidikan, dan sangat percaya bahwa sekolah dapat membantu pengusaha dan menyediakan dana untuk mereka.

3. Dave Thomas


Founder dan CEO dari kerajaan fast-food Wendy's. Drop out dari SMA dan bekerja di restoran Hobby House di Fort Wayne, Ind. meskipun dia meninggal pada tahun 2002 di umur 69 tahun, kekayaanya ditaksir sebesar $99 juta dollar.

Thomas membuka Wendy's untuk yang pertama kalinya pada tahun 1969, tapi bisnisnya melalui banyak naik turun hingga dia pertama kali muncul di ratusan iklan komersial, dan menarik para pemirsa TV dimana-mana.

4. David Green


David Green, yang kekayaannya ditaksir sekitar $6 milyar dollar ini tidak pernah mengambil kuliah. Founder dari Hobby lobby --bisnis toko retail kesenian dan kerajinan-- hanya mempunyai ijasah SMA, dan melewatkan kesempatan edukasi yang lebih tinggu dan mulai membangun bisnis rumahan pada tahun 1970 dengan pinjaman $600 dollar. Pada tahun 1972, bisnis terebut sangat sukses dan akhirnya berhasil membuka toko retailnya untuk yang pertama kali.

Green adalah seorang dermawan. Dia menyumbangkan separuh dari pendapatan perusahaannya dan menyalurkannya untuk evangelical ministry. Disebutkan bahwa tahun 2012, dia telah menyumbangkan sekitar $500 juta dollar.

5. Larry Ellison


Larry Ellison, mantan CEO oracle, seorang drop put dari dua universitas. Kekayaannya? sebesar $54 Milyar dollar. Setelah membangun database untuk CIA, dia menciptakan Software Development Laboratories (SDL) dengan dua rekannya pada tahun 1977. Perusahaan inilah cikal bakal terbentuknya Oracle System Corporation pada tahun 1982.

Hari ini, multi bilyuner ini telah turun dari posisinya sebagai CEO, tapi masih menjabat sebagai kepala kantor teknologi di Oracle. Dia tidak pernah mempunyai tujuan untuk menjadi kaya, tapi ingin menciptakan lingkungan kerja dimana dia bisa menikmatinya sendiri.

6. Kevin Rose


Pengusaha yang masih dibawah 40 tahun ini seorang co-founder dari Revision3, Pownce dan Milk, tapi lebih sering dikenal karena keterlbiatannya dengan Digg. Dia kuliad fi University of Nevada di Las Vegas dan mengambil jurusan ilmu sains komputer, tapi dinyatakan drop out setelah dua tahun.

Hari ini, Rose adalah CEO dari HODINKEE, adalah anggota dewan dari Tony Hawk Foundation dan penasihat Google Ventures.

7. Michael Dell


Michael Dell tentu adalah founder dari Dell Computers. Kekayaannya ditaksir sekitar $20 milyar dollar. Dia berkuliah di University of Texas, tapi akhirnya drop out, Di kamar asrama universitasnya, dia mulai membentuk sebuah wadah yang nantinya menjadi Dell. Setelah menciptakan paket komputer dan menjual upgrade untuk PC, dia terus melanjutkan untuk bisnis yang lebih besar.

Pada tahun 1992, Dell telah menjadi CEO termuda di daftar Fortune 500 pada umur 27.

8. Rachael Ray


Seorang bintang acara memasak di TV, penulis dan pengusaha ini tidak pernah merasakan bangku kuliah dan tidak punya pelatihan formal di bidang kuliner. Kekayaannya ditaksir sekitar $60 juta dollar. Cukup bagus untuk seseorang yang tidak punya kualifikasi di bidang yang ia jalani sekarang.

Setelah meluncurkan acara talk show-nya pada tahun 2006, yang dia promosikan pada penampilannya di The Oprah Winfrey Show. Dia telah tampil di berbagai program terkenal lainnya.

Kesimpulan akhir?

Moral dari cerita ini? kepribadian yang baik akan selalu menemukan jalan. Jenjang pendidikan bisa menjadi batu loncatan atau bisa juga menjadi penghalang untuk mencapai tujuan. Jika pendidikan terbukti menjadi penghalang, bagi pribadi yang punya jiwa entrepreneur tentu akan mendobrak tradisi tersebut dan memilih jalur pilihan mereka sendiri.

Pada jaman informasi ini, selalu ada cara untuk belajar dan mengembangkan keahlian yang anda butuhkan untuk menjadi pengusaha sukses. Homeschooling mungkin menjadi salah satu pilihan yang baik.

Anda bisa juga mencari ebook, audio kursus, podcast dan sumber daya yang sesuai dengan topik yang ingin anda pelajari, hal ini memberikan semua orang kesempatan untuk mengejar passion mereka dan rasa dahaga akan pengetahuan.

Artikel terkait: Investasi jangka panjang terbaik adalah diri anda

Sebagian besar pengusaha setuju bahwa akan ada dukungan yang lebih baik untuk perkembangan keahlian bisnis bagi siapapun yang mencari, terutama dari lemabag pendidikan. Tetapi, sumber daya ilmu terus berkembang menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dibandingkan dengan kondisi di masa lalu, terutama online.

Hari ini, memulai bisnis menjadi mudah dalam jangkauan banyak orang. Membangun bisnis anda menjadi bisnis yang sukses.