Cara Mengubah Hobi Anda Menjadi Bisnis

Jika apa yang anda lakukan di luar "pekerjaan" anda adalah cinta sejati anda, lalu mengapa tidak pertimbangkan untuk membuatnya menjadi karir anda juga? Apa lagi, anda mungkin ingin mencintai apa yang anda lakukan, terutama jika anda ingin menghabiskan sisa hidup anda melakukannya. Kabar baik! anda memiliki sejumlah pilihan bagaiamana mengubah passion atau hobi anda menjadi bisnis,

Mari fokus pada kabar baiknya terlebih dahulu dengan beberapa pertanyaan berikut. Pertama, apakah anda punya rencana untuk membuat bisnis ini berjalan? Jika tidak, anda harus mencari tahu beberapa hal:

1. Apakah anda menikmati melakukan hobi anda ketika dikejar deadline? 

Untuk sebagian orang, mengerjakan hobi mereka sama seperti mengerjakan karya seni jangka panjang, Mereka melakukannya untuk belajar, untuk menciptakan sesuatu yang indah dan mencapai kesempurnaan. Kecuali anda merencanakan untuk menjaul barang atau jasa anda untuk keuntungan instan atau di galeri seni, mungkin anda bisa kerjakan secara cepat. Apakah ini sesuai dengan anda?

2. Siapa yang ingin barang yang saya buat? Berapakah mereka mau membayarnya?

Hal ini pada dasarnya anda bertanya pada teman anda apakah mereka mau membayar sejumlah X untuk barang yang anda buat. Lalu tanyakan pada orang lain yang belum anda kenal dan tawarkan kepada mereka harga X tersebut dan lihatlah reaksi yang akan anda dapat. Anda juga bisa melakukan survei secara online dan susunlah survey untuk teman-teman online anda untuk menjawab apakah mereka mau membayar jumlah tertentu untuk produk atau jasa tertentu. Hal ini akan membantu anda menentukan rincian harganya.

Baca juga: 8 Tips memulai bisnis coklat rumahan

mengubah hobi menjadi bisnis


3. Apakah saya berada di tempat dan waktu yang tepat untuk menawarkan ini? (dengan kata lain, apakah saya bisa memasarkan sedikit atau banyak?)

Marketing tergantung dengan sumber daya apa saja yang ingin anda investasikan. Setelah anda membuat keputusan ini, anda harus melacak apa saja keuntungan yang akan anda dapatkan (misal: beriklan di Facebook atau Google). Anda harus bersedia untuk meluangkan waktu untuk melakukan riset pilihan-pilihan ini -- karena langkah ini bukan ilmu pasti.

Dibutuhkan keahlian untuk mengerti bagaimana marketing online berjalan. Ada bermacam-macam situs yang memungkinkan anda untuk memiliki toko online sendiri dan melakukan marketing dari satu website dan menyebarkannya melalui situs sosial media. Jangan lupa untuk melakukan postingan --tweet, status facebook, instagram-- penawaran terbaik anda (jangan terlalu sering atau hal ini bisa dianggap spamming, berikan konten menarik lalu promosilah sebanyak 80%/20%).

Artikel terkait: 7 Kesalahan penggunaan sosial media yang membunuh brand anda

4. Apakah saya bersedia membuat bisnis ini full time? Dan apakah bisnis ini bisa menopang gaya hidup saya?

Jika anda serius dengan hobi anda, maka buatlah blog/toko online dan pasarkan perlahan-lahan melalui Facebook, twitter dan instagram. Dan jangan kupa untuk membuat video pendek yang bisa anda pajang di YouTube. Ada strategi dibelakan itu semua dan tidak terlalu susah untuk dipelajari. Banyak sekali internet marketer disana yang menawarkan kursus online bagaimana memasarkan produk anda secara online.

Kesimpulan: Jika anda memutuskan hobi anda untuk masuk ke dunia e-commerce maka semuanya akan menjadi simple karena anda yang mengerjakan semuanya. Mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan diatas dan kerjakan sesuatu yang anda sukai dan nyaman dilakukan. Salam sukses!