Apa itu DIRE atau REIT?

DIRE (Dana Investasi Real Estate) atau disebut juga REIT (Real Estate Investment Trust, dibaca “reet”) adalah investasi real estate secara langsung dan dijual seperti saham di bursa saham. DIRE berinvestasi melalui properti atau hipotek dan menerima pertimbangan pajak khusus. Sebagai insentif untuk investor, DIRE menawarkan hasil yang tinggi dan metode pencairan dalam berinvestasi di real estate.

DIRE adalah badan yang mempunyai dan mengelola potofolio dari properti dan hipotek real estate, dan siapapun bisa membeli saham tersebut di DIRE. DIRE atau REIT pada dasarnya adalah reksadana yang berinvestasi pada real estate.


Investasi pada real estate bagi kebanyakan orang tidak memungkinkan secara finansial. Real estate komersial, pada umumnya, sangat mahal dan membutuhkan investasi besar-besaran. Tapi kumpulan sumber daya DIRE yang terdiri dari investor-investor kecil memungkinkan mereka untuk berinvestasi dalam real estate komersial skala besar sebagai grup. DIRE menyediakan keuntungan dalam bentuk likuiditas dan diversitas – tidak seperti real estate sebenarnya, saham dapat mudah terjual. Dengan hanya portofolio dari properti daripada satu bagian properti, pemegang saham menghadapi risiko finansial lebih kecil.

Sejarah DIRE atau REIT

apa itu dire atau reit
REIT atau DIRE pertama kali dikembangkan pada tahun 1960 untuk mendemokratisasikan pasar real estate, dan mereka mengikuti model investasi dari industri lain – pembelian ekuitas. Setidaknya 90 persen dari pajak penghasilan DIRE harus didistribusikan tahunan kepada pemegang saham, dalam bentuk dividen. DIRE berhak untuk memotong pembayaran dividen kepada pemegang saham dari pajak penghasilan perusahaan untuk mengelola status tembusan, jadi sebagian besar DIRE tidak behutang pada perusahaan pajak. Tapi hasilnya, DIRE mempunyai tanggung jawab untuk membayarkan pajaknya pada pemegang saham.

Untuk memenuhi syarat sebagai DIRE, sebuah badan atau perusahaan harus mempunyai setidaknya 75 persen dari aset investasi real estate. Perusahaan tersebut juga harus terstruktur sebagai bisnin yang terpercaya, dan dikelola oleh dewan direksi dan komisarisnya, dan setiap DIRE harus punya setidaknya 100 pemegang saham (shareholder).


Kualifikasi DIRE juga tergnatung pada susunan perusahaan, TIdak lebih dari 50 persen dari saham dapat dimiliki oleh 5 atau beberapa individual selama paruh terakhir pajak tahunan. Setidaknya 95 persen pendapatan kotor dari DIRE harus datang dari investasi finansial, atau setidaknya 75 persen pendapatan kotornya datang dari sewa atau bunga kredit.

Jenis-jenis DIRE

Tiga jenis DIRE adalah DIRE ekuitas, DIRE hipotek dan DIRE hybrid. Pembelian DIRE ekuitas, kepemilikan dan pengelolaan properti real estate yang menghasilkan pendapatan. Ini dapat termasuk apartemen, mall, dan bangunan perkantoran. Ini adalah pilihan investasi jangka panjang karena dividen diperoleh dari penghasilan penyewaan dan penjualan properti.


DIRE hipotek tidak berinvestasi dalam properti, tapi meminjamkan uang untuk hipotek kepada pemilik real estate atau pembelian hipotek berbasis surat-surat berharga. Pendapatan dari DIRE hipotek berasal dari bunga yagn diperoleh dari pinjaman hipotek. JIka suku bunga rendah atau diperkirakan akan turun, DIRE hipotek dianggap investasi yang solid. DIRE hipotek lebih stabil di pasar dengan perubahan suku bunga, karena pembayaran dividen mereka berasal dari pembayaran bunga.

DIRE hybrid adalah kombinasi dari DIRE ekuitas dan hipotek, dan mendapatkan uang dari kombinasi penyewaan dan bunga. DIRE hybrid mengobinasikan strategi investasi dari keduanya dan memberikan portofolio yang lebih beragam.