Pengertian dan Contoh Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek digunakan investor untuk mengamankan modal mereka. Investasi ini menawarkan keuntungan/return yang rendah, tapi akses ke modalnya relatif mudah. 

Investasi ini biasanya hanya selama beberapa bulan, atau beberapa tahun dan dapat diubah menjadi uang tunai atau diubah menuju investasi jangka pendek yang lain ketika sudah matang. Investasi jangka pendek biasanya memiliki rentang waktu tidak lebih dari tiga tahun.

Pengertian investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek adalah aset-aset yang diantisipasi masa berlakunya atau akan dilikuidasi dalam rentang waktu 1 – 3 tahun. Tujuan jenis aset ini adalah untuk melindungi modal dengan investasi berisiko rendah. Namun, dengan risiko rendah, keuntungan dari investasi jangka pendek juga sangat rendah.




Jenis dan contoh investasi jangka pendek

Ada ribuan jenis peluang investasi jangka pendek yang berbeda. Dibawah ini beberapa jenisjenis umum dari investasi jangka pendek yang bayak digunakan oleh sebagain besar orang.

Akun Tabungan. Akun ini adalah jenis investasi jangka pendek yang paling sedikit menguntungkan. Tabungan adalah investasi jangka pendek yang paling simpel, dan mudah dicairkan, tapi karena kemudahan akses jenis investasi ini, mereka menawarkan hasil yang rendah. Kebanyakan akun tabungan bahkan tidak mengikuti inflasi, sehingga akun tabungan tidak boleh digunakan untuk menyimpan uang untuk jangka waktu yang lama.

Sertifikat Deposito. Sertifikat deposito adalah investasi jangka pendek yang paling umum. Ketika anda mengincestasikan uang anda dalam sertifikat deposito, anda setuju untuk tidak menariknya untuk jangka waktu tertentu, dengan keuntungan/imbalan yang lebih tinggi. Rentang waktu sertifikat deposito berkisar antara tiga bulan sampai paling panjang sekitar lima tahun. Sertifikat deposito biasanya diasuransikan, jadi investasi ini adalah investasi jangka pendek yang paling aman, dan imbalan yang wajar.

Reksadana Pasar Uang. Investasi jenis ini mudah cair seperti akun tabungan, tapi menawarkan keuntungan yang lebih besar. Kekurangan dari reksadana pasar uang adalah tidak terasuransi, tidak seperti jenis investasi jangka pendek yang lain. Hal ini yang membuat reksadana pasar uang mempunyai risiko lebih tinggi untuk peyimpanan uang jangka pendek.


Surat Utang Jangka Pendek dan Obligasi. Investasi jangka pendek satu ini memberikan syarat yang fleksibel dari 4 minggu sampai satu tahun. Surat utang jangka pendek dirancang untuk untuk tabungan jangka pendek dan menawarkan keuntungan yang sangat rendah. Obligasi menawarkan fleksibilitas lebih, tapi mungkin belum tentu aman untuk tabungan jangka pendek daripada surat utang jangka pendek.

Mengapa orang-orang berinvestasi pada aset jangka pendek?

Ada banyak sekali alasan mengapa orang-orang memutuskan untuk menggunakan investasi jangka pendek. Di bawah ini daftar alasan utama orang-oran berinvestasi jangka pendek:

Pensiun: Orang tuan yang hidup dari dana pensiunnya tidak ingin melakukan investasi dengan risiko tinggi. Mereka berinvestasi dalam jangka pendek, investasi risiko rendah.


Ingin melakukan pembelian secepatnya. Orang-orang yang merencanakan untuk melakukan pembelian secepatnya – seperti rumah atau mobil – juga ingin investasi dengan risiko rendah.


Mudah gelisah. Beberapa orang tidak bisa mengalami perubahan-perubahan yang tidak tentu dalam investasi, jadi mereka hanya berinvestasi dengan risiko rendah, investasi jangka pendek.