Meme Marketing, Teknik Pemasaran yang Disukai Audiens dan Marketer

Tidak masalah jika anda seorang pecandu Twitter, Tumblr, Redditor, atau Buzzfeed, ada satu hal yang tidak dapat anda hindari dari web yaitu: Meme.

Meme ada dimana-mana, dan hal apapun bisa menjadi meme. Grumpy Cat, Alex from Target, Overly Attached Girlfriend, Success Kid – mereka semua adalah orang (hewan) biasa, tapi entah bagaimana terlempar ke dalam sorotan internet hanya dalam semalam.

Jadi apa sebenarnya meme? Menurut kamus Meriam-Webster, meme adalah “sebuah ide, perilaku dan gaya atau penggunaan yang menyebar dari orang ke orang dalam suatu budaya.” Istilah ini diciptakan pada tahun 1982 oleh penulis dan biologi evolusi, Richard Dawkins.

Sementara itu istilah ini sendiri memiliki sejarah yang lebih luas, kemungkinan besar anda tahu meme adalah gambar lucu dengan permainan kata-kata atau lelucon dalam tulisan berwarna putih di atas sebuah gambar. Contoh lain dari meme adalah video viral seperti seri “Harlem Shake” Video yang menguasai internet pada awal 2013.


Meme mungkin tidak begitu berarti untuk kebanyakan orang, tapi bagi profesional marketer, meme mempunyai semua potensial yang ada di dunia, Mengapa? Berikut adalah 4 alasannya:

Mengapa Meme Marketing?

Meme sudah menjadi viral. Apapun yang anda coba untuk pasarkan, anda mau agar banyak orang membicarakannya. Karena meme sudah memenuhi dan akrab dengan web, menempel konten dalam meme adalah cara terbaik agar brand anda banyak diperhatikan secara online.

Meme mudah dibuat. Siapapun yang mempunyai perangkat yang terhubung dengan internet dapat membuat dan mengunggah meme hanya dalam hitungan menit. Apakah anda menggunakan meme yang sudah ada atau membuat kreasi anda sendiri, tak menjadi masalah. Pada akhirnya meme adalah cara mudah dan gratis untuk meningkatkan kesempatan konten anda menjadi viral.

Meme sangat mudah tersebar. Karena kebanyakan meme adalah gambar atau video, meme sangat ideal untuk tersebar di sosial media. Setiap jejaring sosial besar seperti Facebok sampai Pinterest men-supprt gambar dan file video, jadi menggunakan meme meningkatkan kesempatan konten anda tersebar dalam berbagai platform dan channel.


Meme membuat campaign lebih terhubung, terutama kepada anak muda. Marketer dan pengiklan terus mencari cara untuk menarik minat anak muda, dan meme adalah cara terbaik untuk melakukan hal tersebut. Selain itu, meme pada umumnya lucu, dan menghubungkan meme kedalam campaign anda menunjukkan pada audiens dan pelanggan potensial anda bahwa anda tahu cara bersenang-senang, membuat brand anda lebih terhubung dengan mereka.

Untuk alasan-alasan tersebut, sangat mudah untuk menggunakan meme yang sudah pernah dibuat dan terkenal untuk senjata anda dalam strategi pemasaran. Hal ini sering disebut “memejacking,” dan jika dilakukan dengan benar, memejacking dapat memberi dorongan untuk marketing sosial anda. Tapi meme bisa menjadi rumit, ketika anda salah penerapannya dan itu bisa sangat memalukan.

Berikut adalah tiga langkah penting memejacking dengan cara yang benar:

  1. Pahamilah meme tersebut. Jika anda tidak yakin cara yang benar menggunakan meme tersebut, jangan langsug menggunakannya. Pergila ke KnowYourMeme.com, carilah meme tertentu yang membuat anda tertarik baca semua cara penggunaannya sebelum anda menggunakannya. Jika anda menggunakan meme denga tidak tepat, bisa menjadi bumerang dan bahaya bagi brand anda.
  2. Jangan buang waktu anda. Beberapa meme tetap populer dalam beberapa tahun, dan beberapa yang lain sudah jarang digunakan lagi setelah beberapa bulan atau bahkan hari. Jika anda ingin melakukan memejacking, lakukan seceptanya. Jika tidak trennya bisa menurun dan berpengaruh pada marketing anda.
  3. Pastikan meme anda pantas. Jika bisnis anda memiliki reputasi yang sangat bagus, dan memiliki audiens yang sangat serius, menggunakan meme bisa saja menyinggung perasaan pihak/orang tertentu – kebalikan dari apa yang anda harapkan.

Ada juga perbedaan besar antara menggunakan meme yang sudah pernah ada dan menciptakan meme anda sendiri. Jadi bagaimana anda tahu jalan mana yang tepat untuk bisnis anda? Itu semua bergantung pada pengaruh anda di internet.

Jika anda bisnis baru yang mencari cara untuk menjadi viral, menggunakan meme yang sudah pernah ada adalah jalan terbaik untuk ditempuh. Meme tersebut sudah populer, dan jikan anda menggunakannya dengan benar, hal ini bisa membuat anda diketahui banyak orang di sosial media. Mempunyai selera humor yang tinggi di internet bisa mendatangkan banyak follower, yang nantinya mereka akan membagikan kontennya kepada teman-temannya.


Jika anda bisnis yang sudah lama dengan banyak follower, membuat meme anda sendiri (selama anda punyakonsep bagus untuk meme anda) dapat membantu anda lebih bersinar di tengah-tengah ketatnya kompetisi. Anda sudah mempunyai banyak pengaruh berkat jumlah follower anda. Ditambah, follower anda sudah melihat anda sebagai brand yang terpercaya, dan membuat meme anda sendiri akan menunjukkan bahwa brand anda lucu dan tehubung dengan banyak orang.